Apa Itu Cyber Security ? Bagaimana Masa Depannya ? Kenapa Saya Harus Jadi Seorang Cyber Security Engineer ?

Cyber Security Engineer – Jika ditanya, apa yang sedang hype di era serba digital seperti saat ini ? Jawabannya adalah semua bikin Aplikasi ! Yup, semua perusahaan, organisasi, hingga instansi dari yang ‘Unicorn’, pemerintahan, sampai Startup kecil buatan mahasiswa saling berlomba menciptakan aplikasi.

Dari website pemerintahan kota sederhana sampai aplikasi Game PUBG di Android :

Game PUBG yang terkenal
Game PUBG yang terkenal itu lho

Dari aplikasi super sederhana seperti mengirim kata “Yo” ke semua kontak Anda ( ini serius ) sampai Super-Apps yang bisa nyicil emas sekaligus beli peralatan masak seperti Bukalapak atau Tokopedia.

Aplikasi nyleneh
Aplikasi nyeleneh yang bisa kirim teks “Yo” ke semua kontak Anda

Dari aplikasi yang tidak menyimpan data apa-apa seperti aplikasi arah kiblat, sampai aplikasi yang menyimpan data super sensitif dan tidak boleh bocor seperti aplikasi Mobile Banking.

Aplikasi mobile banking BCA
Aplikasi mobile banking BCA yang menyimpan data super sensitif

Tren yang di prediksi akan terus tumbuh hingga 10-20 tahun ke depan. Membuat berbagai aplikasi akan terus diluncurkan, tapi juga menimbulkan masalah yang sama besarnya.

Ancaman Black-Hat Hacker

Semakin bermanfaat sebuah aplikasi maka semakin besar penggunanya. Yang tentunya semakin banyak pula data sensitif yang disimpannya. Sebut saja website Situng KPU yang di akses jutaan orang pada musim pemilu kemarin, yang menyimpan data sensitif berupa perhitungan hasil pemilu. Salah data sedikit saja, langsung geger se-Indonesia.

Website Situng milik KPU
Web Situng yang terkenal selama Pemilu 2019

Contoh lain adalah aplikasi Mobile Banking yang harus menyimpan data-data transaksi nasabahnya. Data super-super sensitif seperti saldo, username, password, email, hingga token transaksi yang sama sekali tidak boleh bocor.

Contoh lain lagi adalah aplikasi berbagai E-Commerce seperti Bukalapak, Shopee, dan Tokopedia yang jumlah penggunanya terus tumbuh dari tahun ke tahun. Apakah mereka juga menyimpan data sensitif ? Tentu saja. Data email, username, password, hingga data kartu kredit Anda semua tersimpan disana.

Fasilitas di aplikasi mobile Bukalapak
Aplikasi Bukalapak yang juga menyimpan data Kartu Kredit

Semakin banyak data sensitif yang tersimpan, semakin banyak orang-orang tidak bertanggung jawab yang mengincarnya. Karena data sensitif sangat mudah untuk disalahgunakan. Contoh paling sederhana adalah jika data kartu kredit pengguna di Bukalapak berhasil tercuri, maka si pencuri dapat menggunakannya tersebut untuk berbelanja.

Para pelaku pencuri di dunia aplikasi ini biasanya disebut juga sebagai Black-Hat Hacker. Mereka ada dimana-mana, tersebar di seluruh dunia, dan hampir setiap saat selalu mengincar.

Ilustrasi Black Hat Hacker
Ilustrasi Black Hat Hacker

Black Hat Hacker menggunakan berbagai teknik dan tools yang bisa membobol celah-celah terbuka dari aplikasi. Mulai dari SQL Injection, Remote Backdoor, DDOS, Phising, Scamming, dan ribuan teknik lainnya dapat mereka gunakan. Rata-rata mereka ini memang orang-orang yang jago ngoding, scripting, dan paham dunia internet.

Ilustrasi Black Hat Hacker yang menyerang aplikasi
Ilustrasi Black Hat Hacker yang menyerang aplikasi

Ibarat sebuah rumah, semakin banyak emas yang ditimbun di dalamnya maka semakin banyak pula maling yang berniat mencuri rumah tersebut. Semakin bagus aplikasi, semakin banyak data sensitif yang tersimpan, maka semakin banyak pula Black-Hat Hacker ( alias maling dunia digital ) yang berniat mencurinya.

Apa yang terjadi jika data-data sensitif ini berhasil dicuri oleh Black-Hat Hacker yang tidak bertanggung jawab ?

Jawabannya ada dua. Yang pertama Malu, membuat kredibilitas perusahaan bisa hancur. Seperti kasus website Polri yang berulang kali bisa dibobol Black-Hat Hacker, tentunya membuat institusi Polri sangat malu dan kredibilitasnya menurun di mata Masyarakat. Sekelas Polri kok bisa dibobol ?

Situs POLRI yang berhasil dibobol
Situs POLRI yang berhasil dibobol

Yang kedua tentunya bisa membuat si pembuat aplikasi tersebut terjerat kasus hukum ( selain si Black-Hat Hacker itu sendiri ). Lho kok si pembuat aplikasinya juga dijerat hukum ? Yup, apabila sebuah perusahaan terbukti teledor dalam melindungi data-data penggunanya, maka perusahaan itu akan dihukum.

Ibarat Anda menyewakan sebuah gudang ( yang Anda janjikan aman ) dimana orang-orang bisa menitipkan motor mereka di gudang Anda, eh ternyata malah gudang Anda dibobol oleh maling. Maka Anda akan dituntut teledor dalam melindungi barang konsumen. Anda dianggap bertanggung jawab atas hilangnya barang-barang konsumen Anda.

Ilustrasi ketika gudang Anda dibobol oleh maling
Ilustrasi ketika gudang Anda dibobol oleh maling

Dalam dunia digital per-aplikasian pun sama. Contoh yang cukup terkenal adalah kasus Yahoo yang dituntut akibat miliaran data pengguna mereka berhasil dibobol Black-hat hacker. Yahoo dianggap teledor sehingga data-data penting pengguna mereka seperti email dan password berhasil dicuri.

Berita Yahoo yang dituntut akibat tidak berhasil melindungi data pengguna
Berita Yahoo yang dituntut akibat tidak berhasil melindungi data pengguna

Sebuah perusahaan Cryptocurrency ( seperti Bitcoin ) bernama Coincheck, ( yang mana teknologi Blockchain di klaim 100% aman dari Hacker ) juga ternyata berhasil dibobol oleh sekelompok Black-Hat Hacker dan kehilangan $500 juta uang para nasabahnya. Ini kasus pencurian Cryptocurrency terbesar dalam sejarah. Alhasil Coincheck dituntut oleh para nasabahnya dan diminta untuk bisa mengembalikan uang mereka.

Perusahaan Cryptocurrency yang dituntut akibat kehilangan $500 juta uang nasabahnya
Perusahaan Cryptocurrency yang dituntut akibat kehilangan $500 juta uang nasabahnya

Kenapa saya menceritakan hal ini ? Pada intinya jangan main-main soal data pengguna, atau Anda akan terjerat dengan kasus hukum. Apabila Anda membuat Startup atau bekerja di perusahaan yang menciptakan aplikasi dan menyimpan data-data sensitif pengguna, maka Anda wajib panik.

Di era serba digital aplikasi saat ini, tingkat serangan Black-Hat Hacker semakin masif dan terjadi setiap saat. Bangkitnya era serba Digital, ternyata membangkitkan era maling digital (alias Black-Hat Hacker) pula. Lalu apa solusinya?

Pentingnya Cyber Security

Jika Anda ingin gudang Anda yang menyimpan motor-motor customer aman, apa yang Anda harus lakukan ?

Cara yang paling sederhana adalah dengan menyewa Security ( alias Satpam ) untuk berjaga-jaga. Tempatkan 2-3 orang Satpam yang berjaga selama 24 jam dan mengecek secara berkala tiap sudut dari Gudang Anda.

Selain itu lengkapi pula keamanan Anda dengan berbagai senjata pendukung, seperti pentungan atau alat kejut listrik. Lalu minta juga mereka untuk memasang pagar kawat berduri, CCTV, hingga Smart-Door Lock yang akan membunyikan alarm apabila pintu gudang Anda dirusak dengan paksa.

Gudang dengan Satpam & berbagai alat keamanan membuat maling tidak bisa masuk
Gudang dengan Satpam & berbagai alat keamanan membuat maling tidak bisa masuk

Semakin banyak Security yang Anda tempatkan, semakin banyak “senjata & perangkap” yang Anda sebar di gudang Anda, maka semakin tertutup celah-celah bagi maling untuk masuk. Semakin aman gudang Anda.

Analogi di atas sama persis dengan dunia digital. Untuk mengamankan sebuah aplikasi, Anda perlu Security / Satpam yang dilengkapi berbagai senjata & perangkap untuk menghalang para maling digital ( Black-Hat Hacker ). Seluruh bidang keilmuan pengamanan aplikasi digital ini disebut sebagai Cyber Security. Dan profesi orang yang menjalaninya disebut sebagai Cyber Security Engineer.

Bertolak belakang dengan para Black-Hat Hacker yang cenderung merusak untuk kepentingan pribadi mereka sendiri ( mencuri, membobol, menghapus data, dll ), para Cyber Security Engineer justru membantu mengamankan aplikasi mereka dengan menutup berbagai celah yang ada agar tidak dimasuki oleh Black-Hat Hacker.

Gambaran Cyber Security Engineer (White Hat Hacker) vs Black-Hat Hacker
Gambaran Cyber Security Engineer ( White Hat Hacker ) vs Black-Hat Hacker

Bagaimana cara Cyber Security Engineer mengamankan Aplikasi dan seperti apa peluang karirnya ?

Peran Cyber Security Engineer di Perusahaan

Pada dasarnya skill dan pekerjaan Cyber Security Engineer sama saja dengan para Black-Hat Hacker. Mereka juga bertugas membobol dan mencari celah Aplikasi dan bisa menggunakan berbagai tools dan teknik Hacking seperti SQL Injection, DDOS, dll. Lalu apa bedanya ? Bedanya hanya di niat dan tujuannya saja.

Black-Hat Hacker : Membobol aplikasi untuk mendapatkan uang secara ilegal. Biasanya dengan cara memeras atau mencuri. Niatnya untuk memperkaya diri sendiri dengan cepat, dengan segala cara.

Cyber Security Engineer ( White-Hat Hacker ) : Membobol aplikasi untuk mendapatkan uang secara legal. Caranya dengan memberitahukan celah yang dibobol + rekomendasi cara perbaikannya, lalu akan mendapatkan reward bonus dari sana. Niatnya untuk memperkaya diri sendiri dengan cara yang legal dan etis.

Perbedaan utama Cyber Security Engineer dengan Black Hat Hacker
Perbedaan utama Cyber Security Engineer dengan Black Hat Hacker

Agar lebih paham kita ambil contoh saja seorang Cyber Security Engineer di Go-Jek. Keseharian mereka adalah sekuat tenaga mencari apakah ada celah di aplikasi Go-Jek yang bisa dimasuki dan berpotensi bisa mengambil data sensitif. Begitu ketemu, maka boom ! Bukannya mereka memeras dan meminta uang dari Go-Jek, melainkan mereka akan merekomendasikan kepada Go-Jek bagaimana cara menutup celah yang mereka temukan tersebut.

Dibuat dalam 1 dokumen yang disebut Proof-of-Concept, membuktikan step-by-step bagaimana celah ditemukan, seberapa besar efek berbahaya celah tersebut, hingga rekomendasi cara memperbaiki. Jika disetujui, maka celah ditutup.

Gambaran kerja Cyber Security Engineer
Gambaran kerja Cyber Security Engineer

Beberapa contoh celah sederhana dan bagaimana cara memperbaikinya :

Celah : Bahwa User bisa mendaftar menggunakan email palsu, misal [email protected]
Efek berbahaya : User bisa menyalahgunakan email orang lain. Misalnya saya mendaftar menggunakan email teman saya [email protected], lalu saya melakukan penipuan. Bisa-bisa yang dianggap menipu adalah teman saya.
Rekomendasi perbaikan : Menerapkan sistem klik link autentikasi email bagi setiap user yang daftar. Jadi user yang mendaftar hanya bisa menggunakan email mereka sendiri.

Celah : Ditemukan celah bahwa user bisa upload file dengan ekstensi .php pada saat upload foto profil.
Efek berbahaya : Hacker bisa upload script berbahaya yang bisa mengambil data-data penting di database.
Rekomendasi perbaikan : Hanya membolehkan upload file bertipe .png dan .jpg saja di menu upload foto.

Semakin berbahaya celah yang ditemukan, maka Cyber Security Engineer akan memperoleh reward yang besar.

Yang membuat profesi ini jadi semakin unik dan menyenangkan adalah, Anda dituntut harus memahami bagaimana cara menyerang maupun bertahan sekaligus. Ibaratnya Anda harus tau pola pikir maling supaya Anda tidak kemalingan, alias beradu cerdik dengan para maling. Cukup menarik bukan ?

Cyber Security Engineer harus bisa membobol maupun menutup celah yang ada
Cyber Security Engineer harus bisa membobol maupun menutup celah yang ada

Cyber Security Engineer handal wajib paham cara membobol aplikasi, tapi juga wajib paham bagaimana cara mempertahankan aplikasi agar tidak dibobol orang lain. Sehingga Anda wajib memiliki wawasan terkait 3 keahlian ini :

  1. Keahlian ngoding dari Programmer.
  2. Keahlian jaringan dari Network Engineer.
  3. Keahlian tentang server dari Sysadmin.

Kenapa ? Karena jenis serangan yang dilakukan oleh para Black-Hat Hacker selalu mengincar 3 jenis hal tersebut. Jenis-jenis celah yang saya sempat sebutkan sebelumnya ( tidak ada autentikasi email, tidak ada pembatasan file upload ) adalah celah dari kelemahan coding. Tapi seringkali mereka juga bisa membuat serangan semacam ini :

  1. Mencuri akun SSH root dari server dengan brute-force password attack.
  2. Membuat server down sehingga aplikasi lemot saat dibuka dengan DDOS.
  3. Bisa menghapus file penting dari server akibat file permission 777.

Semua tipe serangan di atas adalah serangan yang memanfaatkan kelemahan-kelemahan dari sisi server dan jaringan.

Apabila Anda saat ini kuliah di Teknik Informatika, Sistem Informasi, atau sudah bekerja sebagai Network Engineer ( ahli router-router-an ), atau yang sudah bekerja sebagai Sysadmin ( ahli server-server-an ) maka sangat cocok untuk terjun ke dunia ini. Tinggal upgrade skill sedikit lagi saja, maka Anda bisa menjadi seorang Cyber Security Engineer.

Manfaat Cyber Security Engineer di Perusahaan

Manfaatnya sangat jelas, yaitu :

1. Menjaga Nama Naik Brand Perusahaan

Setelah Anda tahu bahwa Yahoo pernah kejadian lebih dari 1 miliar data penggunanya di hack, sedangkan Gmail belum pernah, maka nama perusahaan manakah yang lebih baik di mata Anda ? Tentunya Gmail, dan Anda pasti tidak akan pernah memakai Yahoo lagi. Tentunya Anda tidak mau perusahaan Anda bernasib seperti Yahoo.

2. Menjaga Agar Customer Tidak Kabur

Coba bayangkan apabila Anda adalah nasabah setia Bank BCA. Lalu di tahun ini sistem BCA 2-3 kali dibobol oleh Hacker dan uang Anda hilang berkali-kali. Apakah Anda masih mau untuk menyimpan uang Anda di BCA ? Tentu saja tidak ! Maukah perusahaan Anda kehilangan customer-customer potensial hanya karena aplikasi / sistem Anda dibobol Hacker ?

3. Tidak Terlibat Kasus Kukum Yang Merugikan

Perusahaan Anda kebetulan sedang mengalami masa-masa sulit keuangan di tahun 2019. Lalu ternyata perusahaan Anda di tahun yang sama dibobol oleh hacker sehingga perusahaan Anda dituntut di pengadilan dan di denda sebesar $1.000.000. Belum lagi berbagai proses pengadilan yang panjang dan melelahkan harus Anda jalani. Bagaimana menurut Anda nasib perusahaan Anda sekarang ?

Peluang Karir Cyber Security Engineer

Hal yang menjadi sangat menarik dari peluang karir sebagai Cyber Security Engineer adalah Anda tidak terbatas harus bekerja di perusahaan. Ada 3 jalur karir potensial yang dapat Anda jajaki :

1. Jadi Cyber Security Engineer di Perusahaan

Yang pertama tentunya ini. Anda bisa menempuh karir profesional di perusahaan-perusahaan besar maupun startup Unicorn. Mulai dari menjadi Cyber Security Engineer, lama-lama naik menjadi Manajer Cyber Security hingga menjadi Direktur Cyber Security. Merupakan jalur karir yang sangat menjanjikan hingga 10-20 tahun ke depan.

Ilustrasi Cyber Security Engineer
Ilustrasi Cyber Security Engineer

2. Menjadi Freelance Bug Bounty Hunter

Umur saya sudah 40 tahun, sudah susah nih untuk cari kerja lagi“. Atau “Saya tipe orang yang malas kerja kantoran“, maka ini jalur karir yang tepat. Perusahaan-perusahaan biasanya membuka program Bug Bounty kepada publik, dimana siapapun diperbolehkan membobol sistem / aplikasi mereka. Apabila berhasil akan diganjar reward yang cukup besar.

Jadi Anda bisa saja dari rumah, mencoba membobol Tokopedia, Google, Go-Jek, dll tanpa perlu kerja di kantor mereka. Apabila Anda berhasil menemukan celah, maka kirimkan dokumen Proof-of-concept kepada tim Cyber Security mereka, dan Anda akan mendapatkan reward. Berikut contoh salah satu orang yang berhasil membobol Tokopedia :

Email balasan tim Tokopedia terhadap seorang Bug Bounty Hunter
Email balasan tim Tokopedia terhadap seorang Bug Bounty Hunter

3. Membuat Startup Cyber Security

Anda berjiwa Entrepreneur ? Tentu Anda bisa membangun bisnis Anda sendiri di bidang Cyber Security. Bisa membuka jasa konsultan Cyber Security, atau membuka platform Bug Bounty Hunter seperti Hackerone.

Startup HackerOne, platform untuk menghubungkan Cyber Security Engineer dengan Perusahaan
Startup HackerOne, platform untuk menghubungkan Cyber Security Engineer dengan Perusahaan

Bisakah saya sambil kerja di Go-Jek sebagai Cyber Security Engineer lalu freelance juga untuk mencari reward dengan membobol Google ? Tentu sangat bisa ! Ketiga jalur karir diatas, juga sama-sama menawarkan benefit-benefit berikut :

1. Bergaji tinggi, Mudah Mendapatkan Dollar

Gaji seorang Cyber Security Engineer biasanya kisaran Rp. 7.000.000 hingga ratusan juta rupiah. Tergantung pengalaman dan kreatifitas masing-masing. Selain itu, karena perusahaan apapun di seluruh dunia pasti membutuhkan jasa Cyber Security Engineer, sangat mudah untuk mendapatkan pekerjaan maupun freelance yang nilainya Dollar.

Contoh salah satunya adalah Cyber Security Engineer asal Pasuruan yang berhasil mendapatkan hadiah $7500 atau sekitar 112.5 juta rupiah karena membobol sistem keamanan Google berikut ini :

Kisah Hacker asal Pasuruan Indonesia yang berhasil membobol Google
Kisah Hacker asal Pasuruan Indonesia yang berhasil membobol Google

2. Bekerja Secara Fleksibel

Cukup banyak cerita sukses dari teman-teman Cyber Security Engineer yang saya kenal yang kerja dari rumah, sambil liburan, bisa membobol website dan aplikasi di seluruh dunia dan mendapatkan penghasilan cukup tinggi dari sana.

Atau yang kerja sebagai tim Cyber Security Engineer di perusahaan besar dan diberikan jatah remote kerja darimana saja. Kok bisa ? Tentu karena karir ini mengutamakan output hasil kerjaannya, dibanding penilaian dari “jam kerja”.

3. Talenta Langka, Kebutuhan Tinggi

Jujur saja, cukup sulit untuk belajar menjadi seorang Cyber Security Engineer. Tapi kebutuhan talenta ini di industri terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan Cyber Security digadang-gadang sebagai salah satu karir yang juga terus meningkat selama 10 tahun kedepan. Masih dibutuhkan 28.500 orang lagi ! ( sumber : https://thebestschools.org/careers/best-jobs-for-next-decade/ ) :

Proyeksi pertumbuhan kebutuhan Cyber Security Engineer
Proyeksi pertumbuhan kebutuhan Cyber Security Engineer

4. Karir Yang Tidak Mudah Ditelan Zaman

Dari jaman aplikasi berbasis .exe yang harus di install di komputer, lalu aplikasi berbasis cloud seperti saat ini, hingga nanti aplikasi mungkin berkembang menjadi IoT ( Internet of Things ), tentu yang namanya Black-Hat Hacker selalu ada.

Teknologi berkembang, celah-celah keamanan pun akan semakin berkembang. Artinya bidang keilmuan Cyber Security juga akan terus berkembang dan terus dibutuhkan mau zaman berubah seperti apapun.

Jadi tunggu apalagi ? Kapan Anda mau mulai belajar Cyber Security Engineer ?

Jadi, Dari Mana Saya Harus Memulainya ?

Saya bisa jamin, kalau sekarang Anda mencari petunjuk step-by-step dari nol sampai bagaimana caranya menjadi seorang Cyber Security Engineer handal, pasti akan sangat sulit sekali.

Jika ditanya kemana harus belajar materi Cyber Security yang paling efektif, menurut saya bukan belajar dari buku, course online, maupun dari training-training biasa. Kenapa ? Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, semua sumber materi di atas tidak ada yang memberikan SATU bundling materi & kurikulum lengkap dari nol hingga mahir.

Walaupun Anda mempelajarinya Anda pasti tetap akan merasa bingung ke depannya. Dan ujung-ujungnya Anda belum paham konsep utama dari seorang Cyber Security Engineer itu seperti apa.

Bagaimana dengan kuliah ? Saat ini menurut saya kuliah juga semakin tidak relevan. Kini trennya perusahaan tidak membutuhkan lagi ijazah. Mereka lebih mementingkan skill nyata dari para pelamar kerja. Coba lihat berapa banyak anak lulusan SMA tapi bergaji belasan juta karena skill Programmingnya sangat bagus ? Banyak sekali !

Semua hal inilah yang membuat talenta Cyber Security Engineer sangat langka. Terlepas dari sulitnya mencari materi training terkait Cyber Security Engineer, namun saran saya Anda dari sekarang coba untuk fokuskan mengejar karir ini.

Dari sini mulailah bermunculan tren tempat training intensif yang perannya menggantikan kuliah ( minimal sebagai alternatif kuliah ). Dimana tempat training ini menjanjikan pelatihan intensif selama 3-4 bulan untuk membentuk seseorang dari yang benar-benar pemula menjadi seorang profesional.

Tapi sebagian orang skeptis dengan betapa mahalnya biaya training intensif semacam ini. Biasanya harganya berada di kisaran Rp. 30.000.000 – Rp. 40.000.000. Pertanyaannya, benarkah harga segitu benar-benar mahal ?

Sekarang coba Anda bandingkan saja, berapa perhitungan total biaya kuliah yang harus dikeluarkan oleh seseorang dalam melakukan kegiatan perkuliahannya selama 4 tahun :

  • Biaya kuliah : Rp. 7.000.000 x 8 Semester = Rp. 56.000.000
  • Biaya hidup : Rp. 2.000.000 x 48 bulan = Rp. 96.000.000
  • Total = Rp. 152.000.000

Dan lihat berapa biaya rata-rata training intensif yang harus dikeluarkan oleh Anda :

  • Biaya training : Rp. 40.000.000
  • Biaya hidup : Rp. 2.000.000 x 4 bulan = Rp. 8.000.000
  • Total = Rp. 48.000.000

Sebenarnya biaya kuliah jauh lebih mahal bahkan hingga 3x lipat dari biaya training. Tetapi hasilnya apa ? Lulusan anak kuliahan tidak mendapat jaminan kerja dan tidak mendapat jaminan punya skill setelah lulus.

Sedangkan Training intensif hanya dalam 4 bulan mampu memberikan jaminan pada lulusannya akan mempunyai skill yang cukup agar bisa mendapat kerja dengan gaji Rp. 6.000.000 – Rp. 15.000.000 / bulan.

Kesimpulannya ? Jalur terbaik untuk memulai karir impian Anda sebagai Cyber Security Engineer bukanlah melalui jalur kuliah, melainkan melalui jalur Training Intensif berjaminan kerja.

Penawaran GRATIS TERBATAS Untuk Anda

Saya rasa, Anda sudah mulai terbayang dengan cukup jelas, apa itu Cyber Security, bagaimana cara kerjanya, dan sebesar apa masa depannya. Pertanyaan saya, seandainya saya menawarkan Anda untuk mengenal lebih jauh tentang bidang keilmuan ini, apakah Anda bersedia untuk belajar ?

Penawaran ini saya berikan gratis dalam bentuk webinar online.

Di dalam webinar akan dihadirkan seorang Superstar Cyber Security Engineer yang memang nyata berkecimpung di dunia industri. Sehingga Anda bisa merasakan & mendengarkan pengalaman langsung beliau selama bekerja di bidang ini. Lumayan kan, jadi bekal Anda agar bisa tau, harus mulai dari mana.

Anda berminat ?

Insya Allah webinar online ini diadakan di awal bulan September. Silahkan daftar melalui link di bawah ini, agar saya bisa memberitahu Anda melalui email untuk jadwal webinar, link akses, dan hal-hal lainnya.

>> Daftar Webinar Sekolah Hacker <<

Kesimpulan

Akhir kata, Anda yang saat ini masih kuliah semester akhir, atau yang sedang bekerja sebagai IT Support, Network Engineer, Sysadmin, maupun Fresh Graduate, tentu Anda tidak ingin mengalami masalah seperti :

  1. Gaji kecil, Ilmu stagnan begitu-begitu saja
  2. Tidak diperpanjang kontrak oleh kantor karena terlibas oleh yang lebih muda
  3. Tidak tahu mau menjadi apa setelah lulus kuliah
  4. Buang-buang uang dan waktu di tempat kuliah serta tidak punya skill setelah lulus
  5. Bingung masa depan karir di bidang IT harus bagaimana

Dan ingin merasakan benefit luar biasa berikut :

  1. Bekerja di perusahaan dan startup terkenal
  2. Bekerja lebih nyantai dimanapun dengan sistem remote
  3. Sangat mudah dalam mencari kerja ( bahkan Anda yang dicari bukan mencari ! )
  4. Lulus kuliah sudah punya skill mumpuni untuk terjun langsung di industri
  5. Anda bisa membuka Startup anda sendiri !

Sudah saatnya Anda memulai karir impian Anda sebagai Cyber Security Engineer Profesional. Saya jamin, Cyber Security Engineer adalah jalur karir terbaik saat ini hingga 10–20 tahun ke depan untuk Anda.

Mau tau harus mulai dari mana ? Mau mengenal Cyber Security lebih dalam ? Silahkan daftar webinar online yang saya tawarkan, gratis. Di dalam webinar Anda bisa mengenal lebih jauh lebih seputar Cyber Security, yang akan di bawakan langsung oleh praktisi ahli yang berkecimpung di bidang ini sejak lama.

Isi form pendaftaran webinar disini :

>> Daftar Webinar Gratis <<

Semoga bermanfaat.

Komentar Pembaca . . .

  1. Baik bu ..saya ingin tau progress nya bagamana untuk planning jangka pendek dan jangka panjang .. kita tau teknologi berubah sangat cepat dan kemaren saya dapat info penting bahwa untuk kedepan akan ada nya teknologi cloud storage dan 5g .. pada hal di pasaran khususnya indonesia 4g indonesia belum cukup maksimal .. terus dengan ada cloud pun sistim yang dibangun membutuhkan biaya cukup mahal dan sikronisasi nya belum ada kepastian dengan sistem yang lama .. dalam hal ini semoga aja dengan ada nya ini dan berjangka panjang dengan saya berpatisipasi .. ilmu yang di berikan akan saya manfaatkan sebaik mungkin .. karena secure adalah keamanan yang di butuhkan di era Teknologi maju .. dan mencakup visi & misi.

    Balas
    • Baik mas Rizky, terima kasih atas informasinya ya, sangat menambah wawasan untuk teman-teman yang membaca. Info-info selanjutnya terkait Sekolah Hacker akan diberitahukan menyusul hanya melalui email ya.

      Balas
  2. Baca dari atas sampai selesai. Dan Hasilnya sangat bagus. inilah konten yang berkualitas semogga banyak yg beruntung. salam sukses salam mengapai masa depan yang lebih cerah.

    Balas
    • Halo Pak Andi salam kenal 🙂
      Trainer kita kayaknya bisa nih ngajarin pak Andi 😀
      tapi sebelumnya pak Andi bisa ikut webinar kita dulu buat tau info detailnya, link pendaftarannya ada di bagian akhir artikel. Semoga bermanfaat dan tetap semangat 🙂

      Balas
    • Webinar Cyber Security diadakan secara online dan biayanya gratis mas. Silahkan daftar pada link yg ada di akhir artikel ya utk dapatkan info lebih detail

      Balas
    • Webinar online gratis, Sekolah Hacker berbayar. Semua informasinya akan diberitahukan melalui email.

      Anda bisa memilih ikut webinar saja, ikut webinar + Sekolah Hacker, atau tidak ikut keduanya, boleh-boleh saja. Bebas.

      Balas
    • Boleh-boleh saja, tidak ada masalah pak. Sekolah Hacker online juga belum rilis, dan infonya akan diberikan lengkap ke rekan-rekan yg sudah ikut webinar, karena kuotanya sangat-sangat terbatas.

      Balas
    • Halo Selamat Sore, mohon maaf webinarnya hanya diadakan sekali pada tanggal 14 September kemarin. Untuk info selanjutnya mengenai Sekolah Hacker bisa cek di web kita nanti Sekolahhacker[dot]com atau di fanpage kita “Sekolah Hacker”. Terima kasih 🙂

      Balas
  3. Halo admin, saya Kriswando umur 27 tahun, misalnya jika saya ikut pelatihan ini, apakah ada maxsimal umur? Dan apakah dsini ada penyaluran kerjanya?

    Balas
    • Hai kak, tdk ada batas usia, dan benar, ada jaminan penyaluran & diterima kerja. Langsung klik Sekolahhacker[dot]com untuk lihat info lengkapnya ya.

      Balas
    • Hai kak, benar sekali kelasnya online, dan bisa diikuti siapapun & dimanapun berada. Langsung klik Sekolahhacker[dot]com untuk lihat info lengkapnya ya.

      Balas

Tinggalkan komentar